banner ad

'dijual kebun karet di sumatera selatan'

Bahasa Lokal dan Nasional Diabaikan

KOMPAS.com — Bahasa lokal yang beragam di sejumlah daerah dan bahasa nasional semakin diabaikan, terutama oleh generasi muda. Hal ini merupakan pertanda awal kepunahan sebuah bahasa. Padahal, bahasa lokal dan nasional menunjukkan identitas sebagai bangsa. ”Untuk mencegah hal itu, bahasa harus tetap digunakan sehingga tetap memiliki penutur,” kata Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian […]

Penerima Bidik Misi 2013 Ditargetkan 50.000 Mahasiswa

JAKARTA, KOMPAS.com – Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) menargetkan 50.000 mahasiswa penerima beasiswa bidik misi untuk tahun akademik 2013/2014. Jumlah tersebut merupakan jumlah keseluruhan baik untuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS). Direktur Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Ditjen Dikti Illah Sailah mengatakan, saat ini pihak perguruan tinggi tengah menyeleksi anak-anak penerima […]

Bahasa Inggris Bisa Masuk Muatan Lokal atau Ekskul

JAKARTA, KOMPAS.com — Kurikulum baru untuk tahun ajaran 2013/2014 masih dalam tahap pembahasan tingkat internal. Meski begitu, polemik mengenai penghapusan mata pelajaran Bahasa Inggris dalam kurikulum baru tersebut semakin ramai. Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Wamendikbud) Musliar Kasim mengatakan bahwa yang dimaksud olehnya bukan penghapusan mata pelajaran Bahasa Inggris untuk sekolah dasar, melainkan tidak dijadikan […]

Cara Menghapus Search.us.com dari Mozilla Firefox

http://1.bp.blogspot.com/-7tEonJ4Xiss/UxnzRdMWg8I/AAAAAAAAEow/hdN_NPBfOy4/s72-c/search-us-com.jpg Search.us.com biasanya datang tidak diundang tahu-tahu  browser anda homepage dan default poke enginenya telah berubah menjadi Search.us.com. Search.us.com ini umumnya terinstal di komputer atau cover  ketika anda mendownload dan menginstal giveaway procedure dari Internet. Untuk meremove atau menghilangkan search.us.com dari komputer anda, dari default poke engine dan dari homepage browser anda yang mengggunakan Mozilla […]

DPP-PDIP, Jokowi Belum Punya Etika Politik

Ketika Jokowi sebagai Walikota Solo dipaksa oleh pemimpim tertinggi PDIP untuk ikut pencalonan Gubernur DKI Jakarta, DPP-PDIP dan Jokowi ternyata tidak meminta persetujuan terlebih dahulu kepada seluruh anggota DPRD Kota Solo sebagai kompasiana

You might also likeclose